TEORI KOMPUTASI DAN IMPLEMENTASI KOMPUTASI DI BIDANG GEOGRAFI

 

Teori Komputasi

Teori komputasi adalah cabang ilmu computer dan matematika yang membahas apakah dan bagaimanakah suatu masalah dapat dipecahkan pada model komputasi menggunakan algoritma. Teori Komputasi dapat dianggap sebagai model penciptaan dari seluruh cabang dalam bidang ilmu komputer (computer science). Maka dari itu, logika dan matematika digunakan dalam teori komputasi. Pada abad ini, teori komputasi menjadi disiplin akademik mandiri dan telah terpisah dari matematika. Beberapa pencetus dalam bidang teori komputasi adalah Alonzo Church, Kurt Godel, Alan Turing, Stephen Kleene, John von Neumann dan Claude Shannon.

GIS (Geographic Information System) merupakan system atau alat berbasis computer untuk memetakan dan menganalis hal-hal yang ada dan peristiwa-peristiwa yang terjadi di bumi ini. Pengertian lain adalah rangkaian system computer untuk menangkap, menyimpan, memeriksa dan menampilkan data yang terkait dengan posisi pada permukaan bumi. GIS dapat menjelaskan peristiwa, memprediksi hasil dan strategi perencanaan.

Tahapan kerja GIS meliputi 3 proses :

       1.     Input Data

-       Data yang dimasukan berupa Data penginderaan jauh berupa citra,

-  Data Teristris/lapangan yaitu data yang diperoleh langsung dari pengukuran lapangan seperti pH tanah, salinitas air, curah hujan, persebaran penduduk dan disajikan dalam bentuk peta, table, grafik.

-    Data Peta yaitu data yang sudah dalam bentuk peta siap digunakan dalam SIG melalui komputerisasi.

      2.     Proses Pengolahan Data

     Proses pengolahan data dalam GIS meliputi manipulasi dan analisis merupakan aktivitas      yang meliputi proses membuat basis data baru, menghapus basis data, membuat tabel basis data, mengisi serta menyisipkan data ke dalam tabel, mengubah atau mengedit data, dan membuat indeks untuk setiap tabel basis data.

3. Keluaran (Output) Data

Tahap ini berupa penyajian data yang berfungsi menayangkan informasi atau hasil analisis data SIG. Tampilannya bisa berupa peta, tabel, grafik, bagan, hingga hasil perhitungan.

Implementasi Komputasi

GIS berperan penting dalam hal perencanaan penggunaan lahan, perencanaan kota, analisis habitat satwa liar, dan pemantauan risiko bencana alam.

Salah satu contoh dari peran GIS di atas adalah Situs Ina-Geoportal tanahair.indonesia.go.id. Situs ini dibangun oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk menyediakan Informasi Geospasial Dasar. Informasi Geospasial merupakan informasi aspek keruangan yang menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam system koordinat tertentu. Situs ini menyediakan peta tematik kebencanaan, peta batas desa, peta batas desa, peta sebaran covid-19, peta kelautan dan lingkungan Indonesia, serta masih banyak lagi.


Pada gambar di atas terdapat beberapa Informasi Geospasial Dasar yang dapat dilihat. Terdapat Peta Garis Pantai, Dashboard Kebencanaan, Peta Batas Desa, Peta sebaran Covid-19, Peta mudik, Sebaran Sawah Bogor dan masih banyak lagi.


Gambar di atas memperlihatkan Peta Bencana Gunung Semeru, di bagian kanan terdapat informasi Arah angin berdasarkan BMKG, lokasi pos pengungsian, Kawasan rawan bencana, dan lainnya.

Sumber :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perusahaan Bisnis Informatika : SIRCLO

Tugas Pengolahan Citra Format Gambar dan Scilab

Makalah Pengolahan Citra