Makalah Pengolahan Citra
IMPLEMENTASI PENGOLAHAN CITRA
PADA PENGENALAN KARAKTER
Oleh
:
Syafa
Allisa Nisrina
56418889
4IA03
UNIVERSITAS GUNADARMA
2021
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Pada era digital ini, hampir seluruh kegiatan dilakukan
menggunakan bantuan komputer. Dengan bantuan komputer tentu membuat
pekerjaan seseorang terasa lebih mudah. Salah satunya dalam hal dokumen.
Biasanya seseorang memindai dokumen menjadi bentuk gambar, kemudian tidak bisa
melakukan pengeditan, untuk mengedit atau mengubah teks dokumen tersebut dapat
dilakukan dengan cara mengetik ulang teks secara manual yang tentu menghabiskan lebih banyak
waktu dan bisa menyebabkan ketidakakuratan dan kesalahan pengetikan. Dengan memanfaatkan
pengolahan citra yang bernama OCR (Optical Character Recognition) dapat
membantu mengolah gambar yang telah dipindai menjadi suatu teks yang dapat
diedit, disalin, dan diolah sesuai kebutuhan dan menjadi informasi yang
bermanfaat tanpa melalui proses pengetikan ulang baik yang berasal dari mesin
pencetak (printer) maupun yang berasal dari tulisan tangan. Sistem OCR
dapat digunakan, seperti pemindaian formulir, pemindaian laporan, pemasukan
data di bidang perdagangan dan masih banyak lagi.
Pada makalah ini akan dijelaskan tentang pengertian dan kegunaan
OCR dan bagaimana cara kerja sistem pengenalan karakter atau OCR.
1.2 Rumusan Masalah
- Apa yang
dimaksud pengolahan citra digital?
- Bagaimana
penerapan pengolahan citra pada pengenalan karakter?
- Bagaimana
cara kerja pengolahan citra pada pengenalan karakter?
1.3 Tujuan
- Mengetahui
pengertian yang dimaksud pengolahan citra digital.
- Mengetahui
penerapan pengolahan citra pada pengenalan karakter.
- Mengetahui
cara kerja pengolahan citra pada pengenalan karakter.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Pengolahan Citra Digital
Citra adalah istilah lain untuk gambar. Citra sebagai salah satu
komponen multimedia yang memegang peranan penting sebagai bentuk informasi
visual, Pengolahan citra digital merupakan proses yang bertujuan untuk
memanipulasi dan menganalisis citra dengan bantuan komputer. Data atau
informasi dapat disajikan dalam bentuk teks, gambar, suara dan bentuk lainnya. Sistem ini dalam
pengembangannya lebih berfokus pada pengembangan sistem agar suatu citra bisa
diproses dengan output yang lebih baik.
2.2 Pengertian
Pengenalan Karakter
Pengenalan karakter yang umum disebut sebagai OCR (Optical
Character Recognition) termasuk pada pengenalan pola, teknologi ini dapat
mengenali tulisan dalam sebuah gambar menjadi data teks yang dapat dibaca dalam
sebuah komputer, Baik itu tulisan tangan ataupun tulisan digital. Saat
melakukan scan sebuah dokumen, teks yang ada pada dokumen tersebut tidak dapat
diedit, karena cara kerja scanner hanya mengubah teks atau
dokumen kedalam bentuk gambar yang umumnya memiliki format JPG. Berbeda halnya
jika alat scanner memiliki program Optical Character
Recognition. Teks dokumen yang telah di scan dengan alat yang memiliki
sistem program OCR dapat diedit atau diubah.
OCR adalah teknologi yang memungkinkan untuk mengonversi berbagai
jenis dokumen, seperti dokumen kertas yang dipindai, file PDF, atau gambar yang
diambil dengan kamera digital menjadi data yang dapat diedit dan dicari.
Perangkat lunak OCR akan memilih huruf pada gambar, memasukkannya ke dalam
kata-kata kemudian, kata-kata menjadi kalimat, sehingga memungkinkan untuk
mengakses dan edit isi dokumen asli. OCR dapat digunakan untuk berbagai
aplikasi, contohnya memindai formulir, memindai dokumen yang dicetak,
menerjemahkan kata-kata dalam gambar ke dalam bahasa tertentu, mengarsipkan
informasi bersejarah, seperti surat kabar, majalah atau buku telepon, ke dalam
format yang dapat dicari.
2.3 Cara
Kerja OCR
Sistem kerja OCR adalah melakukan scanning huruf per huruf yang
ada dalam sebuah dokumen ataupun gambar, Sehingga data yang dihasilkan memang
data yan dikenali oleh program pengolahan kata sebagai huruf dan bukan gambar.
OCR tidak hanya terdapat pada sebuah scanner saja, tapi banyak aplikasi atau
alat-alat lain dengan sistem satu ini, yang sangat membantu dan mempercepat
proses digitalisasi tulisan.
Cara
kerjanya sebagai berikut :
- Melakukan
scan dokumen ke dalam bentuk gambar digital.
- Grayscale, untuk memastikan intensitas setiap pixel dan meningkatkan akurasi data yang diinput. Dalam prosesnya grayscale merubah warna dasar yang sebelumnya merupakan RGB model, menjadi model grayscale.
Gambar 2 Grayscale
- Kemudian,
hasil scan atau gambar yang ada dianalisa dalam bentuk bitmap dari dua jenis
area, area terang dan gelap
- Area
terang dikenali sebagai background, sedangkan area gelap dikenali sebagai objek
atau karakter.
- Sistem
OCR memproses lebih lanjut untuk mengidentifikasi objek berupa huruf dan angka
dari dokumen yang discan dengan sistem algoritme OCR.
OCR dibuat menggunakan
desain algoritme yang berbeda-beda. Namun, dua jenis algoritme yang umumnya
digunakan, sebagai berikut :
1.
Pattern recognition, sistem OCR diberikan contoh-contoh dan sample-sample teks
dan tulisan yang digunakan sebagai pembanding dan pengenal terhadap objek teks,
tulisan, dan angka pada sebuah gambar.
2. Feature
detection, sistem OCR didesain untuk mengidentifikasi dan mengenali sebuah
karakter secara spesifik. Sistem OCR dibangun dengan fitur yang dapat mengenali
sudut garis, sudut melintang dan garis lengkung pada sebuah karakter. Contoh
huruf A, sistem OCR akan mengidentifikasi garis A sebagai dua garis diagonal
yang mengerucut dengan garis horizontal ditengahnya.
Gambar 3 Contoh Penerapan
OCR
Sumber :
https://www.jojonomic.com/
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Pengolahan citra digital merupakan proses yang bertujuan untuk
memanipulasi dan menganalisis citra dengan bantuan komputer, salah satu
penerapannya adalah pada proses pengenalan karakter atau OCR (Optical
Character Recognition) yang digunakan untuk mengenali tulisan dalam sebuah
gambar menjadi data teks yang dapat dibaca dalam sebuah komputer, Baik itu
tulisan tangan ataupun tulisan digital dan dapat mengonversi berbagai jenis
dokumen, seperti dokumen kertas yang dipindai, file PDF, atau gambar yang
diambil dengan kamera digital menjadi data yang dapat diedit dan dicari. Dengan
adanya OCR dapat membantu kebutuhan dalam mendapatkan informasi lebih mudah.
DAFTAR PUSTAKA
1. Adi
Susanta.2015. “Area Penggunaan Pengolahan Citra Digital”,
https://putuadisusanta.wordpress.com/2015/08/06/area-penggunaan-pengolahan-citra-digital/
2. Patra Statistika.2020. “Memahami Apa Itu
Pengolahan Citra Digital dan Aplikasinya Menggunakan Matlab”,
https://patrastatistika.com/pengolahan-citra-digital-dan-aplikasinya-menggunakan-matlab/
3. Giovanni
Pandita.2021. “OCR adalah dan 7 Aplikasi Gratis yang Dapat Kamu Gunakan”,
https://www.jojonomic.com/blog/ocr-adalah/
4. Phangtriastu, Michael
Reynaldo.2017. “Optical Character Recognition (OCR)”,
https://mti.binus.ac.id/2017/07/03/optical-character-recognition-ocr/



Komentar
Posting Komentar